God is GOOD

Dewi Sartika, 14 September 2012

Yeaaaaay it’s weekend guys!

Alhamdulillah kerjaan sedikit bisa ditinggalin ngeblog siang ini .. So how are you guys doing?

This time, mau sedikit bercerita tentang yaaaah, LIFE.

Beberapa hari ini sedikit terusik sama sesuatu hal.

Bermula dari sekitar Senin yang lalu, 10 September 2012. Salah satu karyawan bantu-bantu dikantor gue, ngebawa satu anak laki-laki tanggung ke kantor. Pagi pagi sekali pas gue baru aja dateng, si karyawan ini bilang,

“Mbak Dita, ini tetangga aku namanya A. Mau bantu-bantu disini juga bisa gak ya? Dia mau kok kerja apa aja”

Then i meet him. I talk to him.

And he is 18 years old. Lumayan tinggi, kulitnya coklat sedikit gelap, dan sangat pemalu. Let’s call him with A. Dia tiga bersaudara, ibunya guru ngaji, dan ayahnya gue ga tau kemana, dia cuman bilang “Bapak saya ga ada” ..

Okay i’m not asking more about his Dad. Dad is always being a sensitive things for me. Ketika gue tanya dia sekolah apa dulunya, dia cuma jawab kalo ternyata dia hanya lulusan SD. Sempet ikut SMP sampe kelas 2 tapi ga dilanjutin karena ga ada biaya. Dan adiknya, sekarang baru mau masuk SMP.

Mau nangis senangis nangisnya saat interview kali ini.

Can you ever imagine?

Gue tau berapa penghasilan ibunya dari ngajar ngaji, karena kebetulan masih satu lingkungan tempat tinggal sama Mama Papa gue di Halim. Gue bahkan ga bisa bayangin gimana dia hidup dengan keluarganya hanya dengan penghasilan kurang dari lima ratus ribu sebulan.

Pas gue lagi bengong, dia ngomong lagi : “Saya digaji berapa aja gapapa Mbak. Kerja apa aja saya mau”

Bengong.

Sedih.

Kasian.

Iba.

Takut.

Entah apa yang gue rasain pas mikirin itu semua.

Dan ketika gue tanya, “Kamu mau bantu-bantu disini apa aja buat bantu Ibu kamu?”

Dan dia jawab, “Iya Mbak, saya mau bantuin Adik saya juga biar Adik saya bisa lanjutin sekolahnya”

DANG!!!

I felt my heart melted to the ground!

SUBHANALLAH pemikirannya ..

EIGHTEEN years old, hanya tamatan SD, tapi hati dan pemikirannya LUAR BIASA KAYA. Gue takjub. Gue tau deep inside his heart, dia juga mau nerusin sekolahnya. Tapi dia seakan ga mikirin dirinya dan malah mengusahakan Adiknya biar bisa lanjutin sekolah lagi.

Then i’m really BROKEN HEARTED that time 😦

Oh God, tiba-tiba gue ngerasa pengen sujud syukur atas apa yang gue punya sekarang. Tiba-tiba gue ngerasa Allah udah sebegini baiknya sama gue, tapi kadang gue masih suka ngeluh, masih ngerasa kurang. Sementara didepan gue, ada orang yang mau kerja apa aja dengan keterbatasan pendidikan yang dia punya demi nyekolahin adiknya. WHAT A SHAME!

Tiba tiba ngerasa MALU.

KECIL.

BERDOSA.

Seketika gue ngerasa cukup untuk ngedengerin ceritanya, then i called my brother to discuss about this. Dan ternyata kakak gue sama ga tegaannya sama gue. Dan akhirnya dia diterima untuk bantu-bantu disini.

HERE HE IS.

Dia nyapu nyapu, bersihin kaca, buang sampah walaupun masih jam 1 siang..

Dan kesedihan gue dateng lagi tiap jam makan siang. Dia ga pernah makan.

Astagfirullah, mungkin dia ga ada uang atau gimana yang jelas menurut gue, ga akan bisa orang kerja dari pagi sampe sore tanpa makan apapun.

Setiap gue tanya, “Kamu udah makan?”

Dia selalu jawab, ” Udah mbak”

NOPE HE’S LYING!

Dan jadinya setiap hari sejak dia disini, gue selalu beliin dia makan siang walaupun ga bisa yang terlalu enak, tapi yang penting dia makan. Gue ngebayangin aja kalo gue yang ada di posisi dia, atau adik gue mungkin.

Dan siang ini, ketika gue beliin dia makanan, dia bilang, “Mbak, kok tiap hari saya dibeliin? Makasih ya Mbak”

Liat matanya aja ga tega Ya ALLAH.

Then i can only answered with. “Iya makanya kamu doain biar aku banyak rezeki jadi bisa beliin kamu terus”

And he smiled.

Ya Allaaah, maafin kalo selama ini kebanyakan ngeluh, boros, dan ngerasa kurang terus. Allah has been very GOOD to me.

A job, a family, a husband.

What else i can ask for more????

My life has been very blessed, and i’m happy with it.

This supposed to be nothing to complain, to worry about,

This supposed to be no reason to desiderate,

This supposed to be no one to jealous with,

There’s only one thing SURELY to do : GRATITUDE

Gratitude for what i have now.

The love, the life, the family, the husband, the problems, the job, the troubles, the pain.

I AM THANKFUL TO YOU GOD 🙂

Thanks for making my life this way.

“Dan buat kamu yang lagi seliweran bersihin kaca didepan gue, sabar dan ikhtiar itu emang paling bagus. Insya Allah niat baik dan kerja keras kamu bisa memperbaiki keadaan keluarga kamu ya”

“And for all of you dear readers, just be thankful. Thanking God for what we had, whatever it is .. Believe that God is GOOD”

Lotta Love,

The Dyta Putri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s